Thursday, September 13, 2012

JEJAK KESENIAN ADUAN SAPI

handphone-tablet
JEJAK KESENIAN ADUAN SAPI

Assalamualaikum wr,wb....
Salam persahabatan semua, sudah beberapa hari  ini aku jarang sekali membuat postingan karena banyak sekali kendala dan juga kegiatan yang tidak bisa saya tinggalkan. Yang pada akhirnya kali ini saya akan membuat postingan yang sudah lama sekali ingin saya posting sejak kemarin-kemarinnya.
Ok langsung aja kita membahas salah satu postingan sebuah tempat wisata dan juga sebuah tempat pembelajaran bagi kita semua, yang pada akhirnya saya memilih salah satu tempat yang mungkin sedikit menarik yaitu “waduk SAMPEYAN BARU” dan  “jejak kesenian aduan sapi” . kenapa disini ada dua tempat sekaligus yang saya bahas kali ini ? itu karena kedua tempat ini berada pada satu wilayah, yaitu tepatnya di kecamatan Tapen kabupaten Bondowoso. khusus bagi aduan sapi itu sih dulunya tapi sekarang sudah rata dengan tanah karena tempat aduan sapi ini digusur pada zamannya mantan presiden almarhum KH.Abdurrahman Wahid.

Yang pada waktu itu mantan presiden almarhum KH.Abdurrahman Wahid menyatakan tempat itu dilarang oleh agama, dikarenakan ada unsur judi yang jelas-jelas dilarang menurut agama islam tentunya.
Tapi sungguh disayangkan sekali karena dulunya tempat itu sangat banyak sekali dikunjungi oleh wisatawan asing, yang juga sangat menguntungkan bagi negara karena hal itu merupakan aset berharga bagi bagsa Indonesia dan juga bagi kabupaten Bondowoso khususnya.
Tapi kebudayaan itu tidak akan pernah hilang, karena sekarang kesenian aduan sapi diambil oleh kabupaten Probolinggo.
insyaAllah masih tetap eksis sampai sekarang. Dibawah ini adalah salah satu tempat aduan sapi yang sudah banyak ditumbuhi rumput dan tidak ada sedikitpun sisa beton dari bangunan tersebut. Kenapa saya bilang sisa beton karena tempat itu dulunya dibangun menyerupai stadion, meskipun tidak seluas stadion sepak bola pada umumnya. Dan sekarang sudah dibongkar dan tidak ada sedikitpun kenang-kenangan dari tempat itu karena hanya ada rumput ilalang yang tumbuh secara liar disana.
Berikut dibawah ini adalah salah satu foto dari tempat wisata yang pada tahun 90-an sangat populer dimata wisatawan manca negara dan juga ada sisa bangunan tempat patung replika dua sapi yang sedang beradu kepala tapi sapi tersebut juga sudah tinggal kenangan karena juga ikut dibongkar, yang ada Cuma tembok yang tetap kokoh berdiri.











Sampai disini dulu ya kawan mungkin ini adalah sedikit untuk mengenang kesenian yang pernah dimiliki oleh kabupaten Bondowoso.
Tapi ada juga tempat yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi setelah melihat-lihat sejenak sisa dari omset negara, untuk melihat lebih lanjut tentang waduk yang ada di kabupaten Bondowoso yaitu “waduk SAMPEYAN BARU” silahkan klik disini.


Hosting Unlimited Indonesia

You May Also Like

Subscribe by Email

JEJAK KESENIAN ADUAN SAPI
4/ 5
Oleh

4 komentar

August 10, 2012 at 2:20 PM delete

di kampung orang tua aku tepatnya di sultra ada juga kesenian aduan kuda kayaknya kirip kaliya,..

Reply
avatar
August 13, 2012 at 5:48 AM delete

sangat d sayangkan ya Sob. tp mau dmn lg ya sob, kl namanya judi pasti d gusur. makasih sob nice info..

Reply
avatar
August 28, 2012 at 7:57 PM delete

budaya yang harus tetap di lestarikan supaya gag di curi sama tetangga sebelah...

Reply
avatar
April 28, 2016 at 7:19 PM delete

ih ngeri di adu adu gitu,,, tapi makasih artikelnya sangat informatif sekali saya jadi tahu
bondowoso terkenal juga daerahnya ea

Reply
avatar